Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Romance

Senja Di Matamu

Senja di matamu, aku menyukainya. Ketika kita sama-sama terdiam untuk menikmati indahnya langit kala itu. Mentafakurkan semua yang terlintas dibenak kita masing-masing. Kembali terdiam untuk mengagumi ciptaanNya.

Jurang

Perjalanan pulang ke rumah terkadang membutuhkan waktu yang lama, melewati jalan berliku bahkan karena satu dua hal, tergelincir ke jurang juga menjadi rintangan. Bagiku, semua rintangan itu mau tak mau harus kita lewati sebab itulah perjuangan untuk sampai ke rumah sesungguhnya. Tak masalah tersesat atau jatuh ke jurang yang dalam dan gelap itu, namun setelah sadar, cepat bangkit dan mencari peta untuk keluar. Ketika kita tergelicir, tak perlu sepenuhnya menyalahkan jurang disana. Mungkin salah satu sebabnya adalah karena kesalahan kita sendiri, perlengkapan perjalanan yang kurang misalnya. Semua perjalanan itu anggap sebagai pelajaran hidup, bahwa terjatuh atau berada di tempat yang salah memang tidak menenagkan dan menyenangkan. Serta untuk sampai rumah memang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Selalu ingat bahwa rumah pasti menunggu kita untuk pulang. Bagiku, bagaimanapun kita nanti, rumah adalah tempat yang selalu dapat memahami dan menerima kita apa adanya. Pun sebaliknya....

Perihal Bumi dan Bulan

Coba keluar dan lihat langit malam ini. Ada bulan yang indah, sinarnya begitu terang. Bahkan lebih terang dan besar dari biasanya. Ini adalah yang pertama dan terakhir di 2017 dan jatuh di bulan Desember! Purnama perigee atau Supermoon namanya. Kau tau mengapa ia disebut Supermoon? Katanya, ini sebab titik orbit bulan yang paling dekat dengan bumi. Lihat! Bahkan bulan pernah sedekat ini dengan bumi. Dan kau tau bulan mengekpresikannya dengan cahaya terangnya yang menentramkan. Aku suka itu! Yogyakarta, 03 Desember 2017 

Itu Aku

Ahh aku tidak terlalu bisa menggoreskan pena dengan kata-kata yang indah seperti orang yang kamu sukai itu. Aku juga tidak bisa mengatakan hal-hal yang membuat dirimu tenang karena merdunya suara seperti orang yang kamu banggakan itu. Apalagi menjadi sesempurna orang yang kamu dambakan dan eluhkan itu. Aku paham betul diri ini siapa. Dalam benakmu mungkin tidak pernah terlintas sedikit pun namaku. Hha! Apalagi menyebut namaku dalam doamu itu. Kamu memang merindukan kesempurnaan namun kamu jangan sampai lupa bahwa ada orang yang dengan sabar menunggu dan membutuhkan kamu (iya. Itu aku).

HUJAN

 Air yang turun dari langit Membasahi dedaunan disekitar Rintik hujan yang menuju kebumi semakin dekat Harum tanah basah pun mulai melebur Jalanan kota mulai basah olehnya Orang – orang mulai berlari melindungi diri Sementara anak kecil mulai mengembangkan senyumnya Kemudia ia tertawa lalu dibawah hujan ia menari – nari Taukah kau hujan? Mengapa aku begitu menyukaimu? Karna tak ada yang lebih indah dari hujan Karna hujan adalah awal dari kebahagiaan Apa jadinya jika tak ada dirimu? Dunia seolah berteriak memintamu datang Dedaunan seolah menangis memangil namamu Dan anak kecil pun selalu merenung Hujan,.. Aku selalu menunggumu datang Aku selalu ingin menari dibawah rintikmu Aku selalu rindu dengan harum tanah basah itu "Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-NYA bumi sesudah matinya. sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-...

DIAM

Diam disini menunggu Diam disini terbelenggu Tapi diamku tak ragu Mempercayai takdir tuhan Bahwa dirimu kan ada disini Usaha dan doa harus seiringan Begitulah ucapan seorang tergiang disini Mungkin usahaku tak terlihat Tapi percayalah doa selalu terucap