Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perspective

POV Anak yang Mamaknya Fans Leslar

Wktu awal pandemi tinggal di rumah, sering sebel sama mamak gara-gara suka nonton konten Lesti Billar (Leslar). Kubilang, "Halaah, hoaxx itutu", "Alayyy", "Lebaayyy" atau " setting an doang itutu maak". Aku nggak tau dari mana mamak suka Leslar, tapi yang jelas mamak suka nonton konten mereka baik di YouTube atau TV. Mungkin perkenalan mamak berawal dari sana. Entahlah. Keterangan yang kudapat dari mamak, katanya mamak suka sama Lesti karena suaranya yang bagus itu terbukti dari juara 1 dari kontes dangdut di Indosiar. Lesti yang umurnya nggak jauh beda sama aku, dia bisa mencari uang untuk keluarganya dari suara emasnya itu. Bahkan kata mamak dia mengangkat derajat keluarganya karena dari orang yang kurang mampu jadi orang kaya dan terkenal. Mamak bilang perjuangan Lesti dan bapaknya perlu diapresiasi. Ketika mamak menceritakan itu, tentu aku nggak peduli karena dalam benakku itu hanya kealayan dan kelebayan media. Buatan media dalam merangkai ...

Physical Distancing Ala Anak Kost

Well, udah hampir dua tahun ga pernah nulis lagi di blog. Yaa, berkat Coronavirus ini aku jadi pengen dan ada waktu untuk nulis lagi. Awalnya aku mau buat video tentang ini, udah dibuat tapi kayaknya ga effective deh,jadi aku putusin untuk buat tulisan aja. Physical distancing adalah cara yang bisa kita lakukan untuk memutus mata rantai penularan Coronavirus ini. Mengingat coronavirus bisa ditularkan melalui permukaan benda yang terkena virus, sentuhan orang yang terkena virus, cairan orang yang telah terinfeksi virus seperti batuk dan bersin. Jadi bisa banget tanpa sepengetahuan kita, kita menyentuh benda yang udah terinfeksi di tempat umum. apalagi nih, biasanya anak kost kalo keluar rumah bisa 3 kali sehari bahkan lebih untuk beli makan. Adanya ajakan untuk #dirumahaja aku sebagai anak kost jadi mikir nih, gimana caranya kita tetep bisa melakukan physical distancing.  Niat Pertama sih menurutku kita harus punya niat dulu, niat untuk melakukan physical distancing karena pasti ...

Pencarian

Iya, pencarian. Pencarian memang tak melulu harus pergi entah kemana untuk menemukan apa yang kita cari. Sepanjang hidupku pencarian yang melelahkan adalah pencarian jati diri. Jati diri menurut KBBI adalah gambaran, ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang atau sebuah benda, bisa pula berarti identitas, inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dari dalam atau spiritualitas. Singkatnya jati diri adalah karakter kita sebenarnya. Ternyata jati diri kita lagi-lagi dapat dipengaruhi oleh lingkungan kita. Layaknya air, jati diri bisa saja menjadi keruh bila ditempat yang tidak bersih. Dilihat dari wujudnya air akan tetap air walau telah dicampur dengan pewarna apapun. Mungkin begitulah jati diri sudah tertanam didalam diri kita masing-masing hanya karena faktor lingkungan yang dapat membuat jati diri kita yang sebenarnya terkubur. Bisa dikata jati diri terkubur karena adanya obsesi dan tekanan ketidakpercayaan diri. Jadi, beruntunglah kalian-kalian yang ada didalam lingkungan yang bisa di...

Mencoba

Malam ini jujur saja sebenarnya aku bingung mau  menulis apa di sini. Rasa-rasanya rindu menulis tapi ketika ingin memulai bingung sendiri mau membahas tentang apa dan mengapa. Pernah suatu waktu melamun memikirkan " gimana ya kalau kalau aku menulis? ". Di sini masih ada sampai saat ini rasa takut untuk menulis. Entah itu karena takut diejek, dicela, ditertawakan, dibilang tidak bagus atau semacamnya. Terkadang hati ini iri dengan teman-teman yang bisa menulis yang menurutku itu indah. Iri rasanya, sangat. Aku sendiri sangat mengagumi tulisan-tulisan orang yang kadang aku sendiri tak tau dari mana mereka mendapat untaian kalimat yang dapat mengalunkan hati setiap pembacanya. Apakah dari copas milik orang lain tanpa mencantumkan sumber atau memang benar itu dari pemikirannya sendiri. Entahlah. Diri ini merasa kerdil jika dibandingkan dengan teman-teman yang lain. Mungkin berbulan-bulan ini aku bisa dikatan tidak aktif memainkan blogger . Tapi percayalah teman, aku tak be...